Jakarta – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akan menerapkan konsep sekolah net zero carbon pada rehabilitasi enam gedung sekolah di Jakarta Barat.
Kepala Unit Pengelola Sarana dan Prasarana Pendidikan Disdik DKI Jakarta, Budiyono, mengatakan konsep ini bertujuan menekan emisi karbon sekaligus memanfaatkan energi terbarukan.
“Sekolah ini memiliki konsep net zero carbon. Nantinya kita gunakan panel surya untuk mengurangi kebutuhan listrik hingga 30 persen,” ujarnya di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (19/8).
Baca Juga : 46 Ribu Wisatawan Padati Ragunan Saat Libur HUT ke-80 RI
Sekolah Ramah Lingkungan
Budiyono menjelaskan, sekolah net zero carbon merupakan bangunan hemat energi dan rendah emisi. Selain itu, Pemprov DKI sudah menerapkan konsep ini sejak 2021 dan ke depan berencana memperluasnya ke seluruh sekolah di Jakarta. Dengan demikian, ia berharap pembangunan sekolah net zero dapat mendukung target net zero emission Jakarta pada 2050.
Menurutnya, sekolah ramah lingkungan harus memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan ruang. Oleh karena itu, setiap kelas wajib memiliki ventilasi alami dan pencahayaan visual sesuai standar iluminasi. Sementara itu, dalam pengembangannya, Pemprov DKI menggandeng Green Building Council (GBC) Indonesia.

Baca Juga : Transplantasi Terumbu Karang Dilakukan Perairan Pulau Pramuka
Disdik DKI menuntaskan rehabilitasi enam sekolah di Jakarta Barat pada 2025, meliputi:
-
SDN Jati Pulo 07/08
-
SDN Tegal Alur 02/04
-
SDN Kota Bambu 01/02
-
SMPN 130 Jakarta
-
SMAN 33 Jakarta
-
TK Negeri Meruya Selatan
Proyek renovasi ini berlangsung selama tujuh bulan, mulai September 2025 hingga Maret 2026.

















