Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Buaya Masih Berkeliaran, Warga Peureulak Aceh Timur Takut Beraktivitas

Shoppe Mall

1: Buaya Masih Berkeliaran, Warga Peureulak Masih Takut Dekati Sungai

Jakarta Becerita Buaya Masih Berkeliaran Kekhawatiran masih menyelimuti warga Gampong Leubok Pempeng, Kecamatan Peureulak, karena buaya liar yang sempat meneror warga belum berhasil ditangkap hingga Selasa (1/7/2025). Warga kini enggan beraktivitas di sungai, termasuk mencari kerang pempeng yang biasa menjadi mata pencaharian sebagian warga.

Perangkap besi berumpan daging segar yang dipasang sejak 24 Juni 2025 hingga 27 Juni tidak membuahkan hasil. “Buaya sempat masuk, tapi keluar lagi. Mungkin karena banyak warga yang menonton di sekitar lokasi,” kata Wahyu, Sekretaris Gampong.

Shoppe Mall

2: Buaya Masih Berkeliaran, Ekonomi Warga Leubok Pempeng Terdampak

Peureulak – Warga Leubok Pempeng kini kehilangan salah satu sumber penghidupan. Sungai yang biasa menjadi tempat mencari kerang pempeng kini sepi. Sejak insiden buaya menyerang warga pada 21 Juni lalu, tidak ada yang berani mendekat ke aliran sungai.

Upaya penjeratan buaya oleh tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pun belum berhasil. Bahkan buaya sempat masuk perangkap, namun kembali kabur. “Buaya seperti tahu situasi, dia masuk perangkap lalu keluar lagi. Kami pasrah, tapi tetap takut,” ungkap salah satu warga.

Buaya Masih Berkeliaran
Buaya Masih Berkeliaran

Baca Juga: Cerita WNI Di Teheran Setelah Dievakuasi

3: Teror Buaya Peureulak, Bukti Krisis Habitat Satwa Liar?

Opini – Kasus buaya liar berkeliaran di Gampong Leubok Pempeng menyisakan banyak tanya. Mengapa buaya bisa sedekat itu dengan pemukiman? Apakah ini pertanda rusaknya habitat alaminya?

Pakar konservasi menduga, aktivitas manusia seperti pembukaan lahan, eksploitasi tambak dan penggundulan bantaran sungai bisa memicu konflik satwa dengan manusia. “Saat habitatnya menyempit, buaya akan mencari wilayah baru, dan itu sering kali masuk ke zona manusia,” ujar seorang pemerhati lingkungan di Lhokseumawe.


4: Antara Rasa Takut dan Harapan: Warga Leubok Pempeng Tunggu Solusi Pemerintah

Aceh Timur – Sudah lebih dari sepekan warga Leubok Pempeng hidup dalam ketakutan.

Wahyu, Sekretaris Gampong, mengaku pihaknya sudah meminta bantuan lebih lanjut ke instansi terkait. “Kami harap ada cara lain, jangan hanya pasang perangkap. Warga kami hidup bergantung pada sungai itu.”


5: Ramai Penonton Gagalkan Penangkapan Buaya Peureulak, Warga Diminta Tidak Mendekat

Peureulak – Upaya penangkapan buaya oleh BKSDA gagal setelah predator tersebut keluar dari perangkap yang sempat ia masuki. Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe, Teuku Irmansyah, menyebut penyebabnya kemungkinan karena kerumunan warga yang menonton.

“Buaya itu sensitif. Saat terlalu ramai, dia merasa terancam. Itu sebabnya dia keluar lagi dari perangkap,” jelas Irmansyah.

Shoppe Mall

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *