JAKARTA UTARA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri kegiatan Refleksi Jakarta Utara sekaligus menyaksikan penandatanganan pakta integritas bertajuk “Jakarta Utara Rumah Kita” di Plaza Barat, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Tanjung Priok, Sabtu (15/11/2025). Acara ini mempertemukan jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, hingga komunitas lokal untuk mengevaluasi perkembangan wilayah serta menyusun langkah konkret menghadapi tantangan 2026.
Pramono Tekankan Pentingnya Kota Aman, Nyaman, dan Membahagiakan
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa Jakarta Utara harus terus bergerak menjadi kota yang aman, nyaman, serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi penduduknya. Ia menilai kawasan utara Jakarta memiliki peran strategis sebagai pusat industri, pelabuhan, serta kawasan permukiman yang terus berkembang.
“Mudah-mudahan Jakarta Utara tetap menjadi kota yang aman dan nyaman,” ujar Pramono.
Ia juga meminta Wali Kota dan seluruh tokoh masyarakat untuk menjaga kekompakan. Perbedaan pendapat menurutnya wajar, tetapi pemerintah dan masyarakat harus memastikan keberagaman tidak berubah menjadi konflik yang menghambat pembangunan.
Baca Juga : Puluhan Pohon di Kepulauan Seribu Dipangkas Cegah Tumbang
“Kalau masih ada perbedaan di kalangan masyarakat, saya minta kepada wali kota dan para tokoh untuk mempersatukan. Itu penting sekali,” tegasnya.
Minta PERSITARA Dirawat dan Didorong Kembali Berprestasi
Dalam kesempatan itu, Pramono menyoroti keberadaan klub sepak bola PERSITARA, yang selama ini menjadi ikon kebanggaan warga Jakarta Utara. Ia meminta Wali Kota untuk merawat dan membangkitkan kembali kejayaan klub tersebut.
Menurut Pramono, keberadaan PERSITARA sebagai pendamping PERSIJA di kancah sepak bola nasional akan memberi warna baru bagi dunia olahraga Jakarta. Ia menilai potensi itu sangat besar, apalagi kedua klub memiliki home base di wilayah Jakarta Utara.
Pramono juga menyinggung Stadion Tugu yang telah selesai direvitalisasi, namun hingga kini belum digunakan secara optimal oleh PERSITARA. Ia meminta birokrasi yang menghambat penggunaan stadion tersebut untuk segera ditangani.
Baca Juga : Ketua DPRD DKI Pastikan Dana Bansos Aman dalam APBD 2026
“Kalau ada yang menghalangi, bilang sama saya. Stadion itu harus dipakai PERSITARA. Saya ingin Pak Wali benar-benar merawat klub ini,” tegasnya.
Harapan Besar untuk Pembangunan Jakarta Utara
Selain sektor olahraga, Pramono turut menyoroti pembangunan ekonomi Jakarta Utara. Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayah ini berjalan baik dan memberikan optimisme bagi realisasi berbagai program dalam RPJMD.
Ia mencontohkan penataan kawasan Ancol dan Jakarta International Stadium (JIS) yang sedang berlangsung agar lebih terintegrasi dan mudah diakses masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan kerja sama internasional untuk membantu pemerintah daerah mengurai kemacetan di wilayah utara Jakarta.
Pram mengakhiri kunjungannya dengan kembali menegaskan harapan agar Jakarta Utara terus menjadi kota yang aman, nyaman, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warganya.

















